Pengantar Metodologi Keperawatan

Pengantar Metodologi Keperawatan

A. Metodologi
Metodologi berasal dari bahasa Yunani yaitu “metodos” dan “logos”. Kata metodos terdiri dari dua suku kata yaitu “metha” yang berarti melalui atau melewati dan “hodos” yang berarti jalan atau cara. Jadi metode berarti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan (Wikipedia, 2018). Metode merupakan cara melakukan sesuatu hal. Sedangkan logos artinya ilmu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metodologi adalah ilmu yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.
Ilmu berbeda dengan pengetahuan. Pengetahuan adalah hasil dari tahu manusia yang didapat melalui proses penginderaan (penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan dan perasa). Sedangkan ilmu adalah pengetahuan yang mempunyai objek kajian tertentu, mempunyai metode pendekatan, disusun secara sistematis dan bersifat universal (Notoatmodjo, 2010). Semua ilmu merupakan pengetahuan, namun semua pengetahuan belum tentu merupakan ilmu.
Keperawatan merupakan ilmu karena telah memenuhi syarat sebagai ilmu, yaitu :
a. Mempunyai objek kajian tertentu (individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat)
b. Mempunyai metode pendekatan (asuhan keperawatan)
c. Disusun secara sistematis (mulai dari pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi).
d. Bersifat universal (sudah mendapat pengakuan).

B. Keperawatan
Keperawatan adalah kegiatan pemberian asuhan kepada individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat (Indonesia, 2014). Asuhan Keperawatan adalah rangkaian interaksi Perawat dengan Klien dan lingkungannya untuk mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan dan kemandirian Klien dalam merawat dirinya. Asuhan keperawatan merupakan bimbingan, bantuan, pertolongan yang diberikan oleh perawat kepada individu yang membutuhkan.
Perawat adalah seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi Keperawatan, baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.
Tugas Perawat :
a. Pemberi Asuhan Keperawatan
b. Penyuluh dan konselor bagi Klien
c. Pengelola Pelayanan Keperawatan
d. Peneliti Keperawatan
e. Pelaksana tugas berdasarkan pelimpahan wewenang
f. Pelaksana tugas dalam keadaan keterbatasan tertentu
Dalam menjalankan tugas sebagai pemberi Asuhan Keperawatan di bidang upaya kesehatan perorangan, Perawat berwenang :
a. Melakukan pengkajian Keperawatan secara holistik
b. Menetapkan diagnosis Keperawatan
c. Merencanakan tindakan Keperawatan
d. Melaksanakan tindakan Keperawatan
e. Mengevaluasi hasil tindakan Keperawatan
f. Melakukan rujukan
g. Memberikan tindakan pada keadaan gawat darurat sesuai dengan kompetensi
h. Memberikan konsultasi Keperawatan dan berkolaborasi dengan dokter;
i. Melakukan penyuluhan kesehatan dan konseling
j. Melakukan penatalaksanaan pemberian obat kepada Klien sesuai Dengan resep tenaga medis atau obat bebas dan obat bebas terbatas.
Materi dapat di download pada linkPengatar Metodologi Keperawatan