deskripsi diri serdos 2018

deskripsi diri serdos 2018
UNSUR A: PENGEMBANGAN KUALITAS PEMBELAJARAN
A.1. Berikan CONTOH NYATA semua usaha kreatif yang telah atau sedang Saudara lakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran; dan jelaskan dampaknya!.
1. Usaha Kreatif
EDIT BUTIR 1
Usaha kreatif pertama yang saya lakukan dalam pengembangan kualitas pembelajaran adalah melakukan perubahan metode pembelajaran berupa penambahan variasi metode pembelajaran di kelas dari metode pembelajaran konvensional (ceramah) saya merubah metode pembelajaran dengan pembelajaran berfokus kepada mahasiswa (student center learning) yaitu dengan mengkombinasikan metode ceramah dengan metode presentasi (seminar), diskusi, simulasi, project based learning, pemutaran video pembelajaran dan pembelajaran mandiri. Metode pembelajaran yang saya gunakan saya sesuaikan dengan mata kuliah dan pokok bahasan perkuliahan. Misalnya untuk mata kuliah yang saya ampu yaitu Riset Keperawatan saya gunakan metode pembelajaran ceramah, presentasi, diskusi, pembelajaran mandiri dan project based learning yaitu setiap mahasiswa diwajibkan menyusun proposal penelitian (bab satu, bab dua, bab tiga dan daftar pustaka) selama satu semester. Sedangkan untuk mata kuliah lain yang saya ampu yaitu Metodologi Keperawatan dengan pokok bahasan ”Pengkajian Keperawatan” saya gunakan metode pembelajaran ceramah, pemutaran video, presentasi, diskusi, dan simulasi peran sebagai perawat dan pasien. Kedua, saya memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang sedang berkembang yaitu dengan menyediakan materi perkuliahan di situs/website pribadi saya “manotarsinaga.blogpot.com”. Saat ini, saya sedang membuat video tutorial pembelajaran (belum di upload ke youtube.com). Ketiga, melakukan pretest sebelum perkuliahan berlangsung. Materi pretest yang saya ujikan merupakan evaluasi terhadap materi/pokok bahasan yang telah dipelajari pada pertemuan pembelajaran sebelumnya. Untuk pertemuan pertama tidak ada pretest. Saya lakukan pretest untuk pertemuan kedua dan pertemuan selanjutnya. Keempat, menyusun buku ajar dan modul perkuliahan. Buku ajar yang sudah saya cetak masih satu buku yaitu Riset Kesehatan (untuk mata kuliah Riset Keperawatan). Modul perkuliahan yang sudah saya susun adalah Modul Perkuliahan Epidemiologi (untuk mata kuliah Epidemiologi), Modul Perkuliahan Biostatistik (untuk mata kuliah Biostatistik) dan Modul Perkuliahan Metodologi Riset (untuk mata kuliah Metodologi Riset). Kelima, saya mencantumkan kata-kata motivasi dalam bahan ajar (hand out), modul perkuliahan, buku, lembar soal ujian tengah semester, lembar soal ujian akhir semester, dan lembar soal pretest. Keenam, mengubah sistem evaluasi pembelajaran. Sebelum tahun 2015 evaluasi pembelajaran yang saya lakukan adalah mengakumulasikan komponen tingkat kehadiran di kelas, hasil ujian tengah semester (UTS), hasil ujian akhir semester (UAS), dan penugasan. Namun, saya sejak tahun 2016 saya melakukan revisi komponen evalusi penilaian yaitu hasil presentasi, diskusi, makalah, hasil pretest, tugas individu, tugas kelompok, hasil ujian tengah semester (UTS), hasil ujian akhir semester (UAS) dan project mahasiswa disesuaikan dengan mata kuliah.
Jumlah kata disimpan: 374 kata
2. Dampak Perubahan
EDIT BUTIR 2
Dampak dari perubahan metode pembelajaran, mahasiswa lebih cepat memahami materi perkuliahan karena mahasiswa lebih termotivasi untuk memberikan ide dan argumentasi. Mahasiswa lebih rajin bertanya tentang materi perkuliahan. Suasana belajar mengajar lebih bergairah karena adanya peningkatan interaksi positif antar mahasiswa dengan mahasiswa lainnya dan antar mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa lebih rajin masuk kelas atau tingkat kehadiran meningkat dan nilai mata kuliah mengalami peningkatan. Dampak dari pemanfaaatan teknologi informasi dan komunikasi adalah memudahkan mahasiswa mengakses bahan kuliah yang dibutuhkan sehingga dapat mempersiapkan diri sebaikmungkin sebelum perkuliahan. Dampak dari pretest adalah mahasiswa harus membaca ulang materi yang telah dipelajari karena akan ditanyakan dalam soal pretest sehingga dengan membaca ulang dapat meningkatkan pemahamanan materi kuliah yang telah dipelajari. Dampak pretest bagi saya sebagai pengajar adalah dapat mengevaluasi diri tentang kemampuan mengajar saya berdasarkan nilai pretest mahasiswa tersebut. Dampak penyusunan buku ajar dan modul perkuliahan mahasiswa mempunyai gambaran tentang topik materi perkuliahan yang akan dipelajari sehingga mereka dapat membaca dan memahami materi tersebut semampu mereka sebelum perkuliahan berlangsung. Mahasiswa sudah miliki bahan pertanyaan atau diskusi di kelas pada saat perkuliahan sehingga mahasiswa lebih cepat memahami materi perkuliahan maka dengan demikian proses belajar mengajar lebih efektif. Dampak pencantuman kata-kata motivasi, mahasiswa lebih termotivasi dalam belajar terlihat dari respon mereka dalam menanggapi kata-kata motivasi tersebut. Contoh kata motivasi yang saya cantumkan : “Ilmu adalah investasi berharga untuk masa depan kita”, “Belajarlah, karena akan tiba saatnya ujian yang akan menentukan masa depan Anda”. Contoh respon mahasiswa A “Saya akan belajar dengan giat supaya IPK (indek prestasi saya) saya meningkat diatas 3,25 agar memenuhi syarat menjadi PNS” dan terbukti mahasiswa tersebut lebih giat lagi belajar. Dampak pengubahan sistem evaluasi pembelajaran, mahasiswa menjadi lebih serius dalam setiap metode/komponen belajar karena semua kegiatan memiliki bobot nilai dalam menentukan kelulusan mata kuliah. Contoh, evaluasi untuk mata kuliah Riset Keperawatan adalah Ujian Tengah Semester (UTS) sebesar 20%, Ujian Akhir Semester Sebesar (UAS) 20%, Presentasi makalah sebesar 20%, Project Based Learning (Penulisan Prososal Penelitian) sebesar 20%, dan Pretest sebesar 20%.
Jumlah kata disimpan: 320 kata
A.2. Berikan CONTOH NYATA kedisiplinan, keteladanan, dan keterbukaan terhadap kritik yang Saudara tunjukkan dalam pelaksanaan pembelajaran.
3. Kedisiplinan
EDIT BUTIR 3
Contoh kedisiplinan saya dalam pelaksanaan pembelajaran, yaitu sebagai seorang dosen saya selalu menghargai waktu, sebisa mungkin saya selalu menghindari bentuk ketidakhadiran dalam mengajar dan selalu berusaha untuk hadir tepat waktu untuk memulai proses belajar mengajar di kelas. Jika ada sesuatu hal yang terpaksa membuat saya tidak bisa hadir seperti urusan mendadak atau karena sakit, maka saya sesegera mungkin memberikan pemberitahuan dan mengkoordinasikan dengan dosen lain yang bisa menggantikan saya. Saya datang lebih awal dari mahasiswa sesuai dengan jadwal masuk kerja di Institusi STIKes Nauli Husada Sibolga yaitu sebelum pukul 08.00 wib. Contoh lain dalam hal memberikan tugas kuliah kepada mahasiswa (pembuatan makalah) saya memberikan durasi waktu tertentu kepada mahasiswa untuk menyelesaikannya, apabila mahasiswa tersebut tidak menyelesaikan dan memberikan makalah tersebut dalam waktu yang telah saya tentukan maka saya akan memberi sanksi berupa pengurangan nilai dari pembuatan makalah tersebut sebesar sepuluh poin dari total nilai makalah tersebut. Hal ini telah dijelaskan dalam kontrak perkuliahan. Dengan menerapkan upaya kepatuhan terhadap penggunaan durasi waktu tersebut, mahasiswa mampu menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu. Contoh lainnya adalah saya juga selalu memantau tingkat kehadiran mahasiswa pada saat saya mengajar dengan cara menyebut nama mahasiswa satu per satu untuk menghindari kecurangan daftar hadir atau absensi. Hal ini sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) masuk kelas di STIKes Nauli Husada Sibolga. Contoh lainnya adalah saya selalu memenuhi jumlah pertemuan saya dalam satu semester, yaitu enam belas kali pertemuan sesuai dengan standar program studi dan unit jaminan mutu program studi. Dalam kegiatan belajar mengajar di kelas saya selalu memanfaatkan waktu yang tepat untuk menyelesaikan atau menuntaskan topik tertentu yang sudah saya siapkan sebelumnya. Saya memanfaatkan seratus menit untuk dua SKS (satuan kredit semester) sesuai dengan kontrak perkuliahan yang telah ditetapkan program studi dan unit jaminan mutu.
Jumlah kata disimpan: 286 kata
4. Keteladanan
EDIT BUTIR 4
Contoh keteladanan yang saya lakukan dalam pelaksaanan pembelajaran yaitu saya mampu mengendalikan emosi dan tetap memegang teguh sikap seorang dosen yang berjiwa penuh kelembutan hati dan berwibawa. Contohnya ketika seorang mahasiswa tidak menyerahkan tugas pembuatan makalah kepada saya pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya, saya tidak pernah memarahinya atau membentak dengan nada suara yang tinggi, saya tetap ramah memberitahukan kesalahannya, menasehatinya dengan sewajarnya dan mengingatkan konsekuensi dari kesalahannya (berupa pengurangan nilai) agar mahasiswa tersebut tidak mengulangi kesalahannya. Contoh lainnya adalah saya selalu menunjukkan sikap ramah dan sopan terhadap semua orang di lingkungan kampus dan luar kampus. Saya sering menyapa rekan/staf dosen pengawai dan mahasiswa terlebih dahulu. Saya mengaplikasikan budaya akademik yang telah ada di kampus STIKes Nauli Husada Sibolga yaitu sapaan “selamat pagi pak, selamat pagi ibu, selamat pagi teman” jika bertemu rekan kerja atau rekan mahasiswa. Contoh keteladanan saya yang berikutnya yang saya lakukan adalah saya selalu memberikan pembelajaran yang terbaik buat mahasiswa dengan cara mempersiapkan silabus, satuan acara perkuliahan (SAP), kontrak perkuliahan, rencana pembelajaran semester (RPS) sebelum perkuliahan semester dimulai seseuai standar yang ditetapkan oleh program studi dan unit jaminan mutu program studi. Saya juga menyiapkan materi kuliah/handout dalam microsoft power point semenarik mungkin dan mencantumkan kata motivasi belajar, menyiapkan soal pretest, saya mengubah metode pembelajaran berpusat pada mahasiswa, saya gunakan sedikit humor dalam proses belajar, saya melakukan evaluasi pembelajaran, melakukan pretest pada pertemuan selanjutnya, dan saya selalu memenuhi jumlah pertemuan kuliah selama satu semester yaitu enam belas kali.
Jumlah kata disimpan: 243 kata
5. Keterbukaan Terhadap Kritik
EDIT BUTIR 5
perubahan isi telah disimpan…

Contoh keterbukaan terhadap kritik yang saya lakukan adalah setelah selesai mengoreksi lembar jawaban hasil pretest (kuis) saya mengembalikan lembar jawaban pretest (kuis) tersebut kepada mahasiswa dan mengumumkan hasilnya. Pernah ada mahasiswa yang kurang puas dengan nilai pretest yang dimilikinya dan protes kepada saya. Tindakan saya adalah mendengarkan keluhan tentang ketidapuasaan yang dialami mahasiswa tersebut dan menjelaskan tentang kekurangpahaman mahasiswa tersebut tentang penilaian pretest dengan ramah. Contoh lain keterbukaan terhadap kritik yang saya lakukan adalah dalam pembagian kelompok diskusi, pernah ada mahasiwa yang keberatan dengan teman kelompok diskusinya dan melakukan protes kepada saya agar teman kelompoknya diganti. Tindakan saya adalah mendengarkan alasan protes tersebut, melakukan penilaian terhadap alasan mahasiswa protes dan selanjutnya saya mengambil kebijakan melakukan tehnik undian/acak untuk membagi kelompok mahasiswa tersebut. Contoh lainnya keterbukaan terhadap kritik yang saya lakukan adalah pada pertengahan bulan Maret tahun 2018, saya memberikan angket tentang kinerja saya dalam mengajar mata kuliah Metodologi Keperawatan pada mahasiswa tingkat dua program studi D3 Keperawatan. Angket tersebut tidak mencantumkan nama (anonim) dan terdapat kotak kritik untuk perbaikan mengajar saya. Saya mendapat kritik “jangan terlalu perfeksionis dalam memeriksa tugas makalah”. Saya menerima kritik tersebut, kemudian pada saat saya mengajar seperti biasa di kelas, saya kemudian menggali kritikan tersebut, untuk mengetahui dimana letak ke-perfeksionis-an saya dalam memeriksa tugas makalah. Saya dapat menyimpulkan bahwa keperfeksionisan yang mereka sebut adalah dalam penyusunan kata-kata yang dipakai dalam penyusunan makalah. Dari kritikan tersebut saya lebih berusaha memahami konsep penyusunan/pemakaian kata-kata yang mahasiswa tersebut gunakan. Tetapi saya juga selalu menganjurkan untuk berlatih dalam penyusunan kata-kata dalam makalah.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 253 kata *).
UNSUR B: PENGEMBANGAN KEILMUAN/KEAHLIAN
B.1. tuliskan publikasi karya-karya ilmiah/Produk Karya Seni yang telah Saudara hasilkan dan tunjukkan buktinya dengan cara mengunggahnya. Bagaimana makna dan kegunaannya dalam pengembangan keilmuan/keahlian. Jelaskan bila karya tersebut memiliki nilai inovatif.
6. Publikasi Karya Ilmiah
PERHATIAN: Saudara wajib menyertakan bukti publikasi ilmiah yang Saudara hasilkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Deskripsi Diri Saudara. Penyertaan bukti dilakukan dengan cara mengunggah file bukti tersebut atau menautkan URL dari repository-nya melalui menu “Upload Bukti Publikasi Karya Ilmiah” pada Langkah ke-4 penyusunan berkas portofolio Saudara.
EDIT BUTIR 6
perubahan isi telah disimpan…

Produk ilmiah yang saya hasilkan ada empat karya, yaitu jurnal ilmiah nasional tidak terakreditasi sebanyak dua judul, prosiding seminar internasional sebanyak satu judul dan satu buku ajar riset kesehatan. Jurnal ilmiah nasional tidak terakreditasi pertama dipublikasikan tahun 2016 dengan judul “Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tifus abdominalis di Kota Sibolga Tahun 2015” dimuat pada Jurnal Integritas Volume II Nomor 1 halaman 105-117 dengan ISSN : 2443-0277, diterbitkan oleh CV. Wati Grafika Medan, untuk versi onlinenya dapat diakses pada link http://www.jurnalmudiraindure.com/?s=tifus+abdominalis&searchsubmit=U. Jurnal ilmiah nasional tidak terakreditasi kedua dipublikasikan tahun 2018 dengan judul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka Insisi Sectio Caesarea” dimuat pada Nauli Science of Journal Volume 1 Nomor 1 ISSN : 2614-6126 halaman 20-25, diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKes Nauli Husada Sibolga dan belum memiliki versi online. Prosiding seminar internasional dipublikasikan tahun 2017 dengan judul “Maternal Behavior Relationship Weighing on Children with Nutritional Status of Children Working Area Health Center City Aek Habil Sibolga 2016”, dimuat pada Proceeding Patient safety in emergency ISBN: 979-458-958-6 dalam penyelenggaraan International Conference and Workshop Polytechnic Health Ministry of Medan With Laerdal, BSTI and Cheers, versi online dapat diakses pada link http://ilmiah.poltekkes-medan.ac.id/files/2017/Prosiding%20Poltekkes%202017_Final.pdf. Karya berikutnya adalah buku ajar dengan judul ”Riset Kesehatan Panduan Praktis menyusun tugas akhir bagi mahasiswa kesehatan” yang terbit pada Januari 2018 oleh Penerbit Deepublish sebanyak 212 halaman dengan nomor ISBN 978-602-453-613-8 dan belum memiliki versi online.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 240 kata *).
7. Makna dan Kegunaan
EDIT BUTIR 7
perubahan isi telah disimpan…

Makna dan kegunaan publikasi penelitian ” Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tifus abdominalis di Kota Sibolga Tahun 2015” adalah memberikan informasi tentang kejadian penyakit tifus abdomunalis di Kota Sibolga bagi praktisi kesehatan, memberikan masukan bagi Rumah Sakit Umum Metta Medika Sibolga, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Ferdinan Lumbantobing, dan Dinas Kesehatan Kota Sibolga tentang faktor yang berhubungan dengan terjadinya penyakit tifus abdominalis di Kota Sibolga sehingga dapat diketahui upaya pencegahan yang paling efektif sesuai dengan faktor resiko. Makna dan kegunaan berikutnya adalah sebagai bahan masukan/informasi kepada pasien dan keluarga pasien terkait pencegahan penyakit, kekambuhan serta pengobatan penyakit tifus abdominalis. Makna dan kegunaan publikasi penelitian ”Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka Insisi Sectio Caesarea” ialah memberikan informasi tentang proses penyembuhan luka insisi sectio caesarea bagi praktisi kesehatan, memberikan masukan bagi Rumah Sakit Umum Daerah Pandan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah tentang faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka sectio caesarea sehingga dapat diketahui upaya penyembuhan luka sectio caesarea yang paling tepat. Makna dan kegunaan lainnya adalah bahan masukan/informasi kepada pasien dan keluarga pasien terkait penyembuhan luka sectio caesarea. Makna dan kegunaan publikasi penelitian ” Maternal Behavior Relationship Weighing on Children with Nutritional Status of Children Working Area Health Center City Aek Habil Sibolga ” ialah memberikan informasi tentang status gizi balita di Puskesmas Aek Habil Kota Sibolga, sebagai bahan masukan/informasi bagi para ibu tentang pentingnya menimbang bayi. Makna dan kegunaan buku ajar ” Riset Kesehatan Panduan Praktis menyusun tugas akhir bagi mahasiswa kesehatan” ialah sebagai bahan bacaan mahasiswa, dosen dan para pembaca yang dapat menambah pengetahuan.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 253 kata *).
8. Nilai Inovatif
EDIT BUTIR 8
perubahan isi telah disimpan…

Nilai inovatif publikasi penelitian ” Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tifus abdominalis di Kota Sibolga Tahun 2015” ialah dapat dijadikan solusi pencegahan penyakit tifus abdominalis dalam upaya menurunkan kejadian tifus abdominalis di Kota Sibolga dan di kota lainnya, dimana penyakit tifus merupakan penyakit yang endemis di Kota Sibolga. Nilai inovatif publikasi penelitian ”Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka Insisi Sectio Caesarea” ialah dapat dijadikan sebagai upaya penyembuhan luka insisi sectio caesarea sehingga dapat menurunkan angka kejadian infeksi akibat luka insisi sectio caesarea. Nilai inovatif lainnya adalah sebagai evalusi penatalaksaan luka insisi sectio caesarea. Nilai inovatif publikasi penelitian ”Maternal Behavior Relationship Weighing on Children with Nutritional Status of Children Working Area Health Center City Aek Habil Sibolga” ialah dapat dijadikan sebagai model perilaku dalam mengatasi masalah gizi (kekurangan dan kelebihan) pada anak dan evaluasi masalah gizi pada anak. Nilai inovatif buku ajar ” Riset Kesehatan Panduan Praktis menyusun tugas akhir bagi mahasiswa kesehatan” ialah dapat dijadikan sebagai buku panduan/buku pedoman penulisan penelitian bidang kesehatan yang dapat digunakan oleh mahasiswa dan dosen
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 169 kata *).
B.2. Berikan CONTOH NYATA konsistensi dan target kerja yang Saudara tunjukkan dalam pengembangan keilmuan/keahlian
9. Konsistensi
EDIT BUTIR 9
perubahan isi telah disimpan…

Saya tamatan Sarjana Keperawatan Univeritas Sumatera Utara Medan dan melanjutkan pendidikan Magister pada bidang ilmu yang serumpun dengan ilmu kesehatan, yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat Peminatan Epidemiologi di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Univeritas Sumatera Utara Medan. Konsistensi berikutnya adalah mengikuti pelatihan/workshop yang sesuai dengan pengembangan keilmuan/ keahlian saya, antara lain Pelatihan Pengisian Borang Baru (2009) Akreditasi Program Studi, Pelatihan Sehari Pertolongan Pertama dan Kesiagaan Menghadapi Bencana, Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Bagi Dosen PTS di Lingkungan Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut, Pelatihan Kemampuan Bidang Kewirausahaan Bagi Dosen PTS Kesehatan di Lingkungan Kopertis Wilayah I Sumatera Utara, Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support, Workshop Manajemen Perguruan Tinggi Swasta Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, Workshop Penyusunan Borang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi, Pelatihan Penyusunan Proposal Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat bagi Dosen Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Kopertis Wilayah I, Workshop Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Dalam Akreditasi Institusi PTS, Workshop Peningkatan Akreditasi Progam Studi menjadi Terakreditasi B (Baik Sekali) Tahap II dan Workshop Penyusunan Instrumen Uji Kompetensi dengan Item Development dan Item Review Soal bagi PTS Kesehatan Program Studi Keperawatan D3. Saya juga berperan dalam pertemuan ilmiah sebagai peserta dan juga sebagai panitia pada pertemuan ilmiah tingkat internasional maupun tingkat nasional, antara lain The International Seminar “The Rule of AENEC to create ASEAN Education Community 2015 Through Instutional Empowerment and Network in Producing Compatible World Class Graduates, International Seminar “Internationalization of Higher Education in The 21th Century, Challenges, Strategy and Health Treatment of Health Problems by Nutrition and Molecular Epidemiology, International Seminar “Internationalization of Higher Education in The 21th Century, Seminar Nasional “Trend and Issue Pelayanan Kesehatan Berbasis Transkultural”, Seminar Strategi Komunikasi Therapeutik dan Seminar Nasional “ Model Pelayanan Kebidanan Melalui Pendekatan Teraphy Psikologis Selama Masa Kehamilan dan Persalinan”. Konsistensi berikutnya yang saya lakukan adalah saya selalu mengampu mata kuliah epidemiologi, biostatistik, metodologi riset, riset keperawatan dan metodologi keperawatan sejak tahun ajaran 2013/2014. Saya juga rutin melakukan penelitian sebanyak satu judul setiap tahunya sejak tahun 2015 dengan sumber dana sendiri dan dari yayasan.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 323 kata *).
10. Target Kerja
EDIT BUTIR 10
perubahan isi telah disimpan…

Target kerja saya bekerja sebagai dosen ialah melakukan kegiatan pengajaran, kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat minimal dua belas sks dalam satu semester sejak tahun ajaran 2012/2013. Target kerja saya dalam hal publikasi ilmiah ialah mempublikasikan karya ilmiah dalam jurnal nasional tidak terakreditasi sebanyak dua judul, dan mempublikasikan karya ilmiah dalam prosiding seminar internasional sebanyak satu judul. Target saya dalam pertemuan ilmiah ialah mengikuti seminar internasional sebanyak tiga kali sebagai peserta, mengikuti seminar nasional sebagai panitia sebanyak dua kali, mengikuti seminar nasional sebagai peserta sebanyak satu kali. Target kerja saya dalam bidang penelitian ialah melakukan penelitian sebanyak satu kali dalam setahun sejak tahun 2015 sampai sekarang. Target kerja saya dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah melakukan pengabdian masyarakat minimal sebanyak satu kali dalam setahun sejak tahun 2015. Target kerja saya berikutnya adalah dalam bidang pelatihan/workshop adalah mengikuti satu kegiatan pelatihan/workshop dalam satu setahun sejak tahun 2012 kecuali untuk tahun 2015 saya tidak ada mengikuti pelatihan/workshop. Target saya berikutnya adalah menjadi dosen teladan di Sekolah Tinggi ilmu Kesehatan Nauli Husada Sibolga dimana saya pernah sekali mendapatkan perhargaan dosen teladan tersebut pada tahun 2016. Target saya berikutnya adalah menulis data bahan ajar yaitu menulis buku ajar dan modul kuliah. Saat ini saya baru menulis satu buku ajar yaitu Riset Kesehatan dan tiga modul kuliah yaitu modul kuliah epidemiologi, modul kuliah biostatistik dan modul kuliah metodologi riset. Target saya berikutnya adalah menjadi pengurus organisasi profesi ”Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sibolga, saat ini saya sudah menjadi pengurus PPNI Kota Sibolga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Sistem Informasi dan Komunikasi periode 2017-2022. Target saya berikutnya adalah menjadi Penanggung Jawab Lokal (PJL) ujian kompetensi Keperawatan D3, dimana saya sudah dua kali menjadi Penanggung Jawab Lokal (PJL) yaitu tahun 2015 dan tahun 2016.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 284 kata *).
UNSUR C: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
C.1. Berikan CONTOH NYATA penerapan ilmu/keahlian Saudara dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Deskripsikan dampak perubahan dan dukungan masyarakat terhadap kegiatan tersebut !
11. Kegiatan PKM
EDIT BUTIR 11
Contoh nyata penerapan ilmu/keahlian saya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu saya melakukan penyuluhan “Pencegahan Penyakit Tifus Abdominalis” di SMA Negeri 1 Kota Sibolga pada tanggal 18 Agustus tahun 2017 karena sesuai dengan hasil penelitian saya bahwa penderita tifus abdominalis di Kota Sibolga Tahun 2015 lebih banyak pada golongan anak usia sekolah yang disebabkan oleh perilaku cuci tangan yang kurang baik. Saya melakukan home care (perawatan rumah) pada pasien diabetes mellitus di Kota Sibolga pada bulan April tahun 2016 karena belum pernah ada kegiatan home care (perawatan rumah) untuk pasien diabetes setelah mereka menjalani pengobatan dan perawatan dari rumah sakit. Saya melakukan penyuluhan bahaya merokok di SMA Negeri 2 Kota Sibolga pada tanggal 21 Januari 2018 karena dari hasil pengamatan saya perilaku merokok pada remaja di Kota Sibolga sudah mengkhawatirkan. Saya melakukan penyuluhan bahaya narkoba di SMA Negeri 4 Kota Sibolga pada tanggal 29 Januari 2018 untuk menghindarkan remaja di Kota Sibolga dari bahaya narkoba. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Kota Sibolga dalam memberantas narkoba dan ikut andil dalam “Indonesia Darurat Narkoba” yang dicanangkan Presiden Jokowi.
Jumlah kata disimpan: 168 kata
12. Dampak Perubahan
EDIT BUTIR 12
Penyuluhan “Pencegahan Penyakit Tifus Abdominalis” mengubah pengetahuan siswa/siswa dari yang tidak tahu menjadi tahu tentang pencegahan penyakit tifus abdominalis melalui cuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan makanan dan minuman, selain itu penyuluhan ini juga mengubah kesadaran mereka tentang perilaku jajan sembarangan dimana makanan dan minuman yang tidak bersih/tidak higiene dapat menyebabkan seseorang beresiko terkena penyakit tifus abdominalis. Dampak dari kegiatan home care (perawatan rumah) pada pasien diabetes mellitus adalah pasien dan keluarga menjadi lebih paham tentang perawatan luka diabetes, keluarga mampu melakukan perawatan luka secara mandiri, dan mereka juga lebih terbantu dengan adanya kegiatan home care ini karena mereka tidak harus setiap hari lagi melakukan kontrol (memeriksakan luka diabetik) ke rumah sakit atau ke dokter. Penyuluhan bahaya merokok di SMA Negeri 2 Kota Sibolga memiliki dampak siginifkan terhadap peningkatan pengetahuan siswa/siswa tentang bahaya merokok. Selain itu penyuluhan juga berdampak pada perubahan persepsi yang salah tentang perilaku merokok menjadi persepsi yang baik tentang perilaku merokok dimana selama ini siswa/siswa ini memiliki persepsi merokok merupakan simbol pria jantan. Penyuluhan bahaya narkoba di SMA Negeri 4 Kota Sibolga berdampak pada perubahan pengetahuan siswa/siswi dari yang kurang paham menjadi lebih paham tentang bahaya narkoba. Penyuluhan ini juga membuka kesadaran siswa/siswi tentang bahaya/dampak jika mengkonsumsi narkoba yaitu rusaknya masa depan, kurungan penjara bagi pengedar, gangguan proses pikir dan ketergantungan narkoba, prilaku yang tidak baik seperti mencuri uang karena narkoba.
Jumlah kata disimpan: 230 kata
13. Dukungan Masyarakat
EDIT BUTIR 13
Penyuluhan “Pencegahan Penyakit Tifus Abdominalis di SMA Negeri 1 Kota Sibolga” disambut dengan baik oleh Kepala Sekolah dan Guru-guru karena ada juga siswa mereka yang pernah di rawat di rumah sakit Metta Medika Sibolga sehubungan dengan menderita penyakit tifus, sehingga siswa tersebut tidak dapat masuk kelas selama satu minggu dan pastinya ketinggalan pelajaran. Selain itu, pihak sekolah juga mendukung dan menyarankan agar kegiatan penyuluhan dapat dilaksanakan dengan topik yang lain. Tanggapan siswa/siswa adalah mereka antusias mendengar penjelasan saya, banyak yang mengajukan pertanyaan dan membaca leaflet yang saya bagikan. Kegiatan home care (perawatan rumah) pada pasien diabetes mellitus di Kota Sibolga disambut dengan gembira oleh pasien dan keluarganya karena mereka mendapat pengobatan/perawatan gratis terhadap luka diabetik yang dialami penderita diabetes mellitus. Selain itu mereka juga sangat mendukung kegiatan ini dan berharap agar kegiatan ini rutin dilakukan sampai pasien diabetes mellitus sembuh. Penyuluhan bahaya merokok di SMA Negeri 2 Kota Sibolga mendapat dukungan positif dari pihak sekolah karena karena ada beberapa siswa pria yang merokok di sekolah ini. Respon dari siswa/siswi adalah senang dengan adanya penyuluhan ini karena mereka mendapatkan pemahaman tentang bahaya merokok. Penyuluhan bahaya narkoba di SMA Negeri 4 Kota Sibolga mendapat tanggapan yang baik dari pihak sekolah karena kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Sibolga seperti yang tertulis pada poster yang ada di sekolah ini “Jauhi Narkoba”. Selain itu, pihak sekolah juga mendukung jika penyuluhan ini rutin dilakukan sekali dalam sebulan untuk mengingatkan siswa/siswi agar terhindar dari bahaya narkoba karena pada usia remaja merupakan usia yang rawan untuk terjadinya perilaku menyimpang termasuk perilaku mengkonsumsi narkoba.
Jumlah kata disimpan: 258 kata
C.2. Berikan CONTOH NYATA kemampuan berkomunikasi dan kerjasama yang Saudara tunjukkan dalam pengabdian kepada masyarakat.
14. Kemampuan Berkomunikasi
EDIT BUTIR 14
Pada setiap kegiatan pengabdian masyarakat saya selalu menggunakan komunikasi lisan (verbal) secara umum dan komunikasi non verbal. Dalam komunikasi verbal saya gunakan Bahasa Indonesia agar setiap orang dapat memahaminya. Kemampuan komunikasi saya dapat terlihat dari terlaksananya semua kegiatan pengabdian masyarakat yang telah saya lakukan. Untuk setiap kegiatan pengabdian masyarakat terlebih dahulu saya mempresentasikan proposal kegiatan saya ke bagian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKes Nauli Husada Sibolga. Dalam presentasi tersebut tentunya membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik dimulai dari ucapan salam, presentasi proposal, dilanjutkan dengan pemberian masukan/diskusi dengan dosen lain, setelah itu saya menyimpulkan hasil proposal saya. Kemampuan komunikasi berikutnya yang terjadi adalah komunikasi lisan, berupa pengurusan ijin penelitian ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKes Nauli Husada Sibolga, lalu saya menyerahkan surat tersebut ke tempat mitra kerjasama saya dalam pengabdian masyarakat yaitu Dinas Kesehatan Kota Sibolga, SMA Negeri 1 Kota Sibolga, SMA Negeri 2 Kota Sibolga dan SMA Negeri 4 Kota Sibolga. Komunikasi lisan ini berjalan dengan lancar dengan berlangsungnya pengabdian masyarakat. Kemampuan komunikasi berikutnya adalah dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyakat. Pada kegiatan home care (perawatan rumah) pada pasien diabetes mellitus di Kota Sibolga saya terlebih dahulu memperkenalkan diri kepada pasien diabetes mellitus, menjelaskan maksud dan tujuan saya dan meminta kesedian pasien tersebut untuk bersedia bekerjasama dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu home care pasien di Kota Sibolga, pasien dan keluarga saya persilahkan untuk bertanya tentang hal-hal yang tidak dimengerti. Salah satu pasien tersebut bernama Rosmawati Halawa yang beralamat di Jalan Cendrawasih No.38 Kota Sibolga bertanya tentang berapa lama pelaksanaan kegiatan tersebut, untuk apa dibuatkan materai. Setelah saya berikan penjelasan, maka pasien tersebut bersedia menandatangani lembar persetujuan kesediaan bekerjasama. Dari hal ini tampak bahwa saya mampu mengkomunikasikan pesan yang ingin saya sampaikan. Selanjutnya dalam pelaksanaan perawatan rumah (home care) berupa perawatan luka dekubitus saya menerapkan komunikasi terapeutik yaitu komunikasi yang bertujuan untuk mempercepat kesembuhan pasien. Komunikasi terapeutik yang saya terapkan dimulai dari fase orientasi, fase kerja dan fase terminasi. Selama komunikasi terapeutik tersebut saya bersikap empati, ramah dan menghargai privasi pasien. Kemampun komunikasi juga terlaksana dalam setiap kegiatan penyuluhan yang saya lakukan, baik itu penyuluhan pencegahan tifus abdominalis, penyuluhan bahaya merokok dan penyuluhan bahaya narkoba. Dalam proses penyuluhan saya menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di lingkungan sekolah. Saya juga selalu menggunakan kata/kalimat yang tidak asing supaya mereka dapat memahami pesan yang saya sampaikan. Sesekali saya mengucapkan bahasa daerah yang umum di Kota Sibolga yaitu bahasa Batak (Horas), bahasa pesisir (Oi dusanak) bahasa Nias (Yahowu). Saya juga selalu memberikan pujian dengan jempol tangan kanan sambil tersenyum ketika ada siswa mau yang menjawab pertanyaan saya terkait penyuluhan yang saya lakukan.
Jumlah kata disimpan: 429 kata
15. Kemampuan Kerjasama
EDIT BUTIR 15
Pada kegiatan home care (perawatan rumah) pasien diabetes mellitus, saya bekerjasama dengan baik dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) STIKes Nauli Husada Sibolga, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya surat ijin pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya saya juga bekerjasama dengan pasien diabetes dalam perawatan rumah, hal ini dibuktikan dengan adanya surat kesediaan bekerjasama yang telah ditandatangani dan bermaterai enam ribu. Pasien juga mampu diajak kerjasama, hal ini terbukti bahwa pasien mau dan mampu melakukan instruksi verbal saya seperti saya menyuruh pasien menjaga kebersihan luka, membatasi asupan gula. Pada kegiatan penyuluhan tifus abdominalis dan penyuluhan bahaya merokok saya bekerjasama dengan rekan dosen. Saya bertindak sebagai ketua tim dan rekan saya sebagai anggota tim. Tugas saya adalah menyusun rencana kegiatan dalam bentuk proposal, menyiapkan Satuan Acara Penyuluhan (SAP), materi penyuluhan, leaflet dan sebagai penyuluh pertama. Rekan saya bertugas menyiapkan LCD projector, cok sambung, dan sebagai penyuluh kedua. Saya juga melakukan kerjasama dengan pihak sekolah dan guru piket sehingga penyuluhan dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Pada kegiatan penyuluhan bahaya narkoba saya bekerjasama dengan rekan dosen. Saya bertindak sebagai anggota tim dan rekan saya sebagai ketua tim. Sebagai anggota tim saya bertugas sebagai penyuluh kedua, LCD projector dan cok sambung. Sedangkan rekan saya sebagai ketua tim menyusun rencana kegiatan dalam bentuk proposal, menyiapkan Satuan Acara Penyuluhan (SAP), materi penyuluhan, leaflet dan sebagai penyuluh pertama. Dengan kerjasama yang baik akhirnya penyuluhan berjalan dengan baik dan lancar. Dalam setiap kegiatan pengabdian masyarakat, saya juga bekerjasama dengan mahasiswa. Mahasiswa membantu saya saya dalam menyiapkan alat dan bahan perawatan luka diabetes, membersihkan alat perawatan luka, menfotocopy surat dan membantu saya dalam tindakan perawatan luka seperti membuka balutan. Dalam kegiatan penyuluhan, mahasiswa menjadi fasilitator untuk siswa/siswi yang ingin bertanya dan mendokumentasikan kegiatan penyuluhan.
Jumlah kata disimpan: 285 kata
UNSUR D: MANAJEMEN/PENGELOLAAN INSTITUSI
D.1. Berikan CONTOH NYATA kontribusi Saudara sebagai dosen, berupa pemikiran untuk meningkatkan kualitas manajemen/pengelolaan institusi (universitas, fakultas, jurusan, laboratorium, manajemen sistem informasi akademik, dll), implementasi kegiatan, dan bagaimana dukungan institusi terhadap kegiatan tersebut.
16. Implementasi Kegiatan dari Usulan/Pemikiran
EDIT BUTIR 16
perubahan isi telah disimpan…

Kontribusi saya sebagai dosen terhadap STIKes Nauli Husada Sibolga pada tahun 2013 saya mengusulkan revisi kurikulum pendidikan sarjana ilmu keperawatan, pada saat itu saya menjabat sebagai ketua program studi S1 ilmu keperawatan. Revisi kurikulum dilakukan dengan melibatkan semua unsur civitas akademika STIKes Nauli Husada dan stakeholder yang terkait. Kurikulum tersebut akhirnya rampung dan digunakan selama tiga tahun ajaran yaitu tahun ajaran 2013/2014, tahun ajaran 2014/2015 dan tahun ajaran 2015/2016. Kontribusi saya berikutnya adalah sebagai anggota tim akreditasi program studi sarjana ilmu keperawatan tahun 2015. Sebagai anggota tim akreditasi saya mengumpulkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam penyusunan borang akreditasi. Kontribusi saya berikutnya adalah mengusulkan Program Studi D3 Keperawatan STIKes Nauli Husada sebagai tempat ujian kompetensi. Setelah mendapat persetujuan, saya berperan sebagai Penanggung Jawab Lokasi (PJL) Ujian Kompetensi Nasional D3 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga sebanyak 2 kali yaitu pada tahun 2015 dan tahun 2016.. Tanggung jawab saya sebagai Penanggung Jawab Lokasi (PJL) adalah mengkoordinir pelaksanaan ujian kompetensi. Pada saat itu, saya juga menjabat sebagai Ketua Program Studi D3 Keperawatan. Kontribusi saya berikutnya adalah sebagai anggota tim akreditasi program studi sarjana ilmu keperawatan tahun 2015. Sebagai anggota tim akreditasi saya mengumpulkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam penyusunan borang akreditasi. Kontribusi saya yang terakhir adalah mengusulkan kepada Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIkes Nauli Husada Sibolga dan kepada Ketua STIKes Nauli Husada agar diciptakan sebuah jurnal penelitian yaitu “Nauli Science of Journal” sebagai sarana bagi para dosen untuk publikasi karya ilmiah. Jurnal tersebut telah terbit untuk pertama kali pada bulan Januari 2018. Saya berperan sebagai dewan redaksi, desain cover, dan editor naskah publikasi.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 250 kata *).
17. Dukungan institusi
EDIT BUTIR 17
perubahan isi telah disimpan…

Dukungan institusi terhadap revisi kurikulum Program Studi S1 Ilmu Keperawatan yaitu turut hadir dalam rapat perumusan kurikulum, mengundang stakeholder terkait (Pimpinan Rumah Sakit Dr. Ferdinand Lumbantobing, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sibolga) untuk ikut dalam rapat perumusan kurikulum, institusi juga menyediakan dana untuk konsumsi rapat dan dana transportasi buat para undangan yang hadir dalam rapat perumusan kurikulum. Institusi menganggap bahwa kurikulum merupakan elemen yang sangat penting dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan visi dan misi program studi dan sesuai dengan permintaan/kebutuhan dunia kerja bidang keperawatan. Dukungan institusi sebagai tempat pelaksanaan ujian kompetensi nasional D3 Keperawatan adalah menyetujui usulan tersebut. Institusi menyediakan aula kampus Stikes nauli Husada sibolga yang terletak di Kelurahan Sibuluan Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai lokasi ujian kompetensi yang berjarak sekiatar 3 kilometer dari lokasi kampus. Institusi juga menyiapkan tenaga driver (supir) untuk menjemput dan mengantar Pengawas Pusat (PP) ujian kompetensi ke lokasi ujian dan ke tempat penginapan. Institusi menganggap hal ini penting agar para alumi tidak usah pergi jauh-jauh untuk melaksanakan ujian kompetensi. Dukungan institusi dalam penerbitan jurnal ” Nauli Science of Journal” yaitu menyediakan dana untuk pendaftaran nomor ISSN ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebesar dua ratus ribu rupaih sedangkan untuk biaya percetakan jurnal dibebankan kepada dosen yang mempublikasikan jurnal penelitiannya. Institusi juga menyarakan agar jurnal ini dibuat lebih baik lagi supaya naik level menjadi Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi. Dukungan institusi sebagai anggota tim akreditasi program studi sarjana ilmu keperawatan tahun 2015 yaitu mengeluarkan surat keputusan (SK) tim akreditas program studi sarjana ilmu keperawatan, menyediakan honor yang sesuai. Institusi juga menyediakan fasilitas yang dibutuhkan untuk kepentingan akreditasi seperti computer, printer, dispenser dan box file. Selain itu institusi juga menyediakan makanan dan minuman untuk dikonsumsi.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 283 kata *).
D.2. Berikan CONTOH NYATA kendali diri, tanggungjawab, dan keteguhan pada prinsip yang Saudara tunjukkan sebagai dosen dalam implementasi manajemen/ pengelolaan institusi.
18. Kendali Diri
EDIT BUTIR 18
perubahan isi telah disimpan…

Contoh kendali diri yang pernah saya lakukan adalah pada saat saya mengajar mata kuliah riset keperawatan di tingkat IV program studi S1 Keperawatan terdengar suara-suara mahasiswa ribut dari kelas sebelah tempat saya mengajar. Saya mengontrol emosi saya supaya tidak marah, saya pergi ke kelas sebelah yang mahasiwanya ribut dan meminta dengan sopan untuk lebih tenang karena saya sedang memberi kuliah. Contoh lainnya ketika saya menjabat sebagai Ketua Program Studi D3 Keperawatan saya pernah mengistruksikan bagian lapangan untuk menyusun kerangka acuan praktek belajar lapangan komunitas dalam waktu satu minggu. Setelah lewat satu minggu, saya meminta tugas tersebut namun belum juga selesai. Saya bersikap tenang, kemudian menanyakan penyebabnya dan tidak mau marah karena saya berpikir bahwa marah tidak menyelesaikan masalah. Contoh lainnya pada saat rapat rencana pembelajaran semester ganjil, saya melakukan presentasi tentang rencana beban kerja dosen. Setelah itu, saya minta masukan dari rekan-rekan dosen dan pimpinan. Ada satu orang dosen yang terlambat datang rapat dan langsung protes terhadap beban mengajar yang saya buat. Tindakan saya adalah berusaha menenangkan diri, mendengarkan protes rekan tersebut sampai selesai.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 174 kata *).
19. Tanggung Jawab
EDIT BUTIR 19
perubahan isi telah disimpan…

Contoh tanggung jawab yang pernah saya lakukan adalah dalam membimbing mahasiswa tugas akhir (skripsi) dimana salah satu aturan program studi s1 keperawatan tentang tugas akhir adalah mahasiswa minimal konsul bimbingan skripsi sepuluh kali baru bisa maju untuk ujian proposal skripsi. Walaupun saya rasa mahasiswa tersebut sudah bisa dan siap untuk maju proposal, namun karena jumlah bimbingan baru delapan kali, saya tetap menyuruh mahasiswa tersebut bimbingan sampai sepuluh kali. Contoh lain tanggung jawab yang pernah saya lakukan adalah pada bulan Februari 2018 saya mendapat tugas mempromosikan kampus (tempat kerja) ke empat sekolah SMA/SMK di Kota Sibolga dalam satu hari. Pada hari tersebut saya hanya bisa menyelesaikan promosi ke tiga sekolah. Karena masih ada satu sekolah lagi yang belum saya jalani maka esok harinya saya pergi ke sekolah tersebut untuk melakukan promosi. Contoh lain tanggung jawab yang pernah saya lakukan adalah saya mendapat jadwal membimbing mahasiswa praktek belajar lapangan (PBL) ke Kecamatan Lumut Kabupaten Tapanuli Tengah yang berjarak sekitar enam puluh kilometer dari tempat kerja. Walaupun hari itu hujan turun dengan lebat dan istri saya sedang hamil tua ( 9 bulan), saya tetap berangkat membimbing mahasiwa praktek belajar lapangan (PBL).
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 186 kata *).
20. Keteguhan pada Prinsip
EDIT BUTIR 20
perubahan isi telah disimpan…

Keteguhan prinsip yang saya lakukan adalah ketika seorang mahasiswa memiliki nilai ujian akhir semester yang baik, nilai ujian tengah semester baik, nilai pretest baik, nilai presentasi baik, nilai tugas individu baik. Namun, mahasiswa tersebut memiliki ketidakhadiran kurang dari 80%, maka mahasiswa tersebut tetap tidak lulus mata kuliah karena pada saat kontrak perkuliahan sudah disepakati syarat kelulusan mata kuliah adalah kehadiran harus ≥80% dari total pertemuan (total pertemuan adalah 16 kali), ketidakhadiran maksimal tiga kali dalam satu semester. Keteguhan prinsip lainnya yang saya lakukan yaitu dalam penilaian presentasi saya mewajibkan mahasiswa untuk menyerahkan makalahnya paling lambat satu hari sebelum waktu presentasi baik dalam bentuk softcopy melalui email maupun dalam bentuk cetak. Namun, ada satu kelompok mahasiswa yang menyerahkan tugas makalahnya pada waktu presentasi. Untuk itu, saya tetap mengurangi nilai presentasi kelompok mahasiwa tersebut karena ada waktu kontrak perkuliahan dengan metode presentasi sudah disepakati bahwa keterlambatan penyerahan makalah mendapat pengurangan nilai sebesar 10 poin dari 100 poin. Keteguhan prinsip lainnya yang saya lakukan yaitu ketika mahasiswa tidak dapat hadir dengan alasan apapun pada saat ujian akhir semester, saya tetap meminta mahasiswa tersebut melakukan ujian susulan pada waktu yang telah dijadwalkan.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 183 kata *).
UNSUR E: PENINGKATAN KUALITAS KEGIATAN KEMAHASISWAAN
E.1. Berikan CONTOH NYATA peran Saudara sebagai dosen, baik berupa kegiatan maupun pemikiran dalam meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa dan bagaimana dukungan institusi dalam implementasinya.
21. Peran pada Kegiatan Mahasiswa
EDIT BUTIR 21
perubahan isi telah disimpan…

Contoh peran saya sebagai dosen dalam meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa adalah bersedia sebagai juri dalam Lomba Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa dalam rangka Hari Guru di STIKes Nauli Husada Sibolga tahun 2017. Sebagai juri saya memberikan penilaian tentang tulisan ilmiah mahasiswa dan komentar terhadap penyajian/presentasi karya tulis yang dilakukan oleh mahasiswa. Contoh peran lainnya yang saya lakukan sebagai dosen dalam meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa adalah dalam bidang olahraga. Saya sebagai asisten manajer tim futsal program studi S1 Keperawatan Stikes Nauli Husada Sibolga. Sebagai asisten manajer saya ikut mendampingi mahasiswa dalam event futsal di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah seperti Liga Futsal pelajar dan mahasiswa se Kota Sibolga yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indosesia Sibolga Tahun 2017. Peran lainnya adalah sebagai dosen pembimbing pada saat mahasiswa mengadakan praktek belajar lapangan (PBL) komunitas di Kecamatan Lumut Kabupaten Tengah. Sebagai pembimbing saya memberikan masukan tentang hasil pendataan dan analisa data masalah kesehatan yang ada di desa binaan, memberikan masukan tentang perencanaan program kesehatan yang dilakukan mahasiswa, mengkoordinir pelaksanaan kegiatan penyuluhan tentang penyediaan jamban sehat dan memberikan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Peran lainnya yang saya lakukan adalah sebagai tim pembina paduan suara mahasiswa perawat STIKes Nauli Husada Sibolga. Sebagai tim pembina saya ikut mendampingi paduan suara mahasiswa pada acara Musyawarah Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sibolga bulan Desember tahun 2017 di Hotel Marsada Sibolga.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 222 kata *).
22. Implementasi Peran
EDIT BUTIR 22
perubahan isi telah disimpan…

Dukungan institusi dalam lomba penulisan karya ilmiah mahasiswa yaitu institusi memberikan hadiah berupa sertifikat yang diberikan kepada pemenang lomba penulisan ilmiah. Institusi turut menyediakan aula/tempat dan perlengkapan untuk mahasiswa dalam melakukan presentasi karya tulisnya. Institusi juga mengundang mahasiswa dan dosen sebagai audience pada acara tersebut. Dukungan institusi dalam kegiatan olahraga futsal adalah berperan dalam penyedian sarana dan prasarana kegiatan futsal yaitu lapangan futsal, jaring gawang, dan bola futsal. Institusi juga turut memberikan kontribusi sumbangan dana pada kompetisi futsal di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah. Hal ini dilakukan untuk institusi agar menjaga nama baik kampus dan sekaligus promosi kampus. Dukungan institusi dalam kegiatan praktek belajar lapangan (PBL) komunitas yaitu memberikan dana tranportasi dan uang makan bagi saya sebagai dosen pembimbing. Institusi juga memberikan topi sebagai alat pelindung diri dari terik matahari sehubungan dengan melakukan pendataan langsung ke masyarakat secara door to door. Selain itu institusi juga menyediakan flipchart, spidol, penggaris kayu sebagai alat pendokumentasian hasil pendatan masyarakat. Dukungan institusi terhadap paduan suara perawat STIKes Nauli Husada Sibolga adalah menyediakan transportasi kegiatan paduan suara. Dukungan lainnya adalah menyediakan seragam paduan suara perawat STIKes Nauli Husada Sibolga.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 185 kata *).
E.2. Berikan CONTOH NYATA interaksi yang Saudara tunjukkan dalam peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa dan manfaat kegiatan baik bagi mahasiswa institusi Saudara, maupun pihak lain yang terlibat.
23. Interaksi dengan Mahasiswa
EDIT BUTIR 23
perubahan isi telah disimpan…

Interaksi yang saya tunjukkan dalam peningkatan kegiatan mahasiswa adalah interaksi di dalam kelas dan interaksi di luar kelas. Contoh interaksi di dalam kelas adalah untuk mata kuliah epidemiologi pertemuan pertama. Perkuliahan saya mulai dengan menyapa mahasiswa dengan bahasa Indonesia dan sesekali menggunakan bahasa daerah yaitu bahasa Nias dan bahasa Batak berhubung mahasiswa saya mayoritas suku Nias dan suku Batak. Setelah itu saya memperkenalkan diri, kemudian meminta mahasiswa memperkenalkan dirinya masing-masing. Setelah itu saya menjelaskan kontrak perkuliahan. Setelah itu saya memutar video kejadian wabah penyakit yang saya upload dari youtube. Kemudian, saya meminta mahasiswa untuk memberikan tanggapan. Selanjutnya, saya memberikan penjelasan tentang pokok bahasan pertama dan kedua dengan metode ceramah selama 10 menit, setelah itu saya memberikan kesempatan bertanya kepada mahasiswa, jika tidak ada pertanyaan, saya lanjutkan dengan diskusi tugas pertama dan tugas kedua selama 5 menit. Setelah itu saya lanjutkan kembali menjelaskan pokok bahasan ketiga dan keempat dengan metode ceramah selama 10 menit, kemudian saya berikan lagi kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya, jika ada pertanyaan saya coba menjelaskan semampu saya, kemudian saya lanjutkan diskusi tugas ketiga dan tugas keempat selama 5 menit. Setelah semua pokok bahasan telah saya jelaskan, maka saya melakukan evaluasi pembelajaran dengan meminta mahasiswa menyebutkan kembali materi yang telah dipahaminya. Sebelum menutup perkuliahan saya mengingatkan kontrak perkuliahan untuk pertemuan selanjutnya, memberikan motivasi kepada mahasiswa dan mengucapkan salam. Contoh interaksi di luar kelas adalah interaksi saya ketika dipercayakan sebagai dosen pembimbing skripsi mahasiswa. Begitu diumumkan nama dosen pembimbing, mahasiswa langsung datang menjumpai dosen pembimbing. Saya melakukan bimbingan di ruangan saya. Saya sangat fleksibel terhadap waktu bimbingan, waktu bimbingan tergantung kebutuhan mahasiswa, karena itu saya selalu siap untuk membimbing mahasiswa kapan saja dibutuhkan. Saya mempunyai prinsip bahwa pendidikan sekarang harus seperti industri jasa berupa melayani mahasiswa. Untuk proposal skripsi minimal sepuluh kali harus bimbingan. Selama interaksi dengan mahasiwa saya selalu bersikap ramah, memotivasi mahasiswa agar bekerja dengan cepat dan tidak menunda-nunda pekerjaan, memotivasi untuk menulis dengan jujur dan harus memiliki semangat juang. Contoh lain interaksi di luar kelas adalah interaksi saya ketika menjadi pembimbing akademik mahasiswa. Dalam kegiatan bimbingan akademik, mahasiswa wajib konsultasi minimal lima kali dalam satu semester. Mahasiswa biasanya konsultasi seputar masalah kuliah, nilai ujian, biaya kuliah dan masalah pribadi. Saya senantiasa membantu mahasiswa semampu saya, baik dalam hal pemberian motivasi dan dukungan, bantuan lain yang saya berikan adalah informasi beasiswa, informasi buku, informasi jurnal dan bantuan pinjaman dana dalam jumlah kecil. Interaksi di luar kelas yang sering saya lakukan adalah setiap sabtu ada kegiatan pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Saya biasanya melakukan senam bersama mahasiswa, olahraga futsal dan badminton. Interaksi lainnya adalah di media sosial facebook, email, dan sms dan handphone.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 431 kata *).
24. Manfaat Kegiatan
EDIT BUTIR 24
perubahan isi telah disimpan…

Interaksi di dalam kelas bermanfaat bagi mahasiswa dalam pencapaian kompetensi sesuai dengan mata kuliah yang diajarkan, menjadikan mahasiswa menjadi pribadi yang memiliki kecakapan dalam bidang keperawatan. Pemberian motivasi menjadikan mahasiswa memiliki semangat belajar yang lebih baik, serius dalam belajar dan selalu belajar setiap saat. Bagi saya, interaksi di kelas dapat menilai kemampuan saya menjelaskan materi kuliah. Dengan demikian saya dapat mengevaluasi kemampuan saya dalam mengajar dan kedepannya dapat memberikan yang terbaik bagi mahasiswa. Interaksi saya dalam bimbingan skripsi bermanfaat dalam peningkatan kemampuan mahasiswa menulis, kemampuan menganalisa dan kemampuan menemukan solusi terhadap masalah penelitian yang dilakukan. Bagi saya, bimbingan skripsi dapat memberikan masukan sejauhmana pemahaman dan kemampuan saya tentang metodologi penelitian. Interaksi bimbingan akademik bermanfaat agar mahasiswa dapat menemukan solusi ketika menghadapi masalah dalam bidang pembelajaran, mengevaluasi kemajuan belajar, dan menciptakan trust atau rasa saling percaya antara dosen dan mahasiswa. Bagi saya, interaksi ini bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan saya memberikan konseling pembelajaran. Interaksi dalam kegiatan olahraga bermanfaat untuk menambah kekompakan antara dosen dan mahasiswa. Interaksi melalui sosial media, website pribadi, youtube channel dan email membantu sharing atau berbagai informasi pengetahuan. Interaksi melalui sms dan handphone bermanfaat sebagai sarana komunikasi yang paling cepat dan efektif dalam penyampaian pesan atau informasi dalam bidang perkuliahan.
________________________________________
Jumlah kata yang telah Saudara input sebanyak: 201 kata *).
Rekapitulasi Pengisian Deskripsi Diri
1. isian DD butir 1 sebanyak 374 kata
2. isian DD butir 2 sebanyak 320 kata
3. isian DD butir 3 sebanyak 286 kata
4. isian DD butir 4 sebanyak 243 kata
5. isian DD butir 5 sebanyak 253 kata
6. isian DD butir 6 sebanyak 240 kata
7. isian DD butir 7 sebanyak 253 kata
8. isian DD butir 8 sebanyak 169 kata
9. isian DD butir 9 sebanyak 323 kata
10. isian DD butir 10 sebanyak 284 kata
11. isian DD butir 11 sebanyak 168 kata
12. isian DD butir 12 sebanyak 230 kata
13. isian DD butir 13 sebanyak 258 kata
14. isian DD butir 14 sebanyak 429 kata
15. isian DD butir 15 sebanyak 285 kata
16. isian DD butir 16 sebanyak 250 kata
17. isian DD butir 17 sebanyak 283 kata
18. isian DD butir 18 sebanyak 174 kata
19. isian DD butir 19 sebanyak 186 kata
20. isian DD butir 20 sebanyak 183 kata
21. isian DD butir 21 sebanyak 222 kata
22. isian DD butir 22 sebanyak 185 kata
23. isian DD butir 23 sebanyak 431 kata
24. isian DD butir 24 sebanyak 201 kata
VALIDASI DATA DESKRIPSI DIRI
N A M A : MANOTAR SINAGA
NO. PESERTA : 0104018301
NIP :
BIDANG ILMU : 371 – ILMU KEPERAWATAN
TAHUN KUOTA : 2018
PT PENGUSUL : 013168 – STIKES NAULI HUSADA
NO. REFERENSI VALIDASI : 04032018411305477149

curiculum vitae serdos 2018

CURRICULUM VITTAE
Data Identitas Diri
No. Peserta/NIDN 0104018301/0104018301
Nama Lengkap MANOTAR SINAGA (S.Kep, M.Kes)
Jenis Kelamin LAKI-LAKI
Kelahiran SIDAMANIK, 04 JANUARI 1983
Golongan, Pangkat III/B-PENATA MUDA TK.I
Jabatan Akademik ASISTEN AHLI
Rumpun/Bidang Ilmu Ilmu Keperawatan
PT Pengusul STIKES Nauli Husada
PT Penilai
Riwayat Pendidikan
RIWAYAT PENDIDIKAN
NO TAHUN LULUS JENJANG D/L NAMA PERGURUAN TINGGI/PRODI AKSI
1 2015 S-2 Dalam Negeri Ilmu Kesehatan Masyarakat
Universitas Sumatera Utara Medan
Indonesia HAPUS

2 2006 S-1 Dalam Negeri Keperawatan
Universitas Sumatera Utara Medan
Indonesia HAPUS

Riwayat Karya Ilmiah
RIWAYAT KARYA ILMIAH/SENI
NO KARYA ILMIAH/SENI KETERANGAN AKSI
1 Tahun: 2016
Jenis: Jurnal Ilmiah Nasional Tidak Terakreditasi
Judul: Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tifus abdominalis di Kota Sibolga Tahun 2015
Ket: Jurnal Integritas Volume II Nomor 1 Halaman 105-117 ISSN : 2443-0277 Penerbit CV. Wati Grafika Medan
URL: http://www.jurnalmudiraindure.com/?s=tifus+abdominalis&searchsubmit=U
Berkas: Lihat Berkas
File Pendukung #1: Lihat berkas
HAPUS

2 Tahun: 2017
Jenis: Prosiding Seminar Internasional
Judul: Maternal Behavior Relationship Weighing
on Children with Nutritional Status of Children Working Area Health Center City Aek Habil Sibolga 2016
Ket: Proceeding Patient safety in emergency Halaman 1-6 ISBN: 979-458-958-6 Penyelenggara : International Conference and Workshop Polytechnic Health Ministry of Medan With Laerdal, BSTI and Cheers
URL: http://ilmiah.poltekkes-medan.ac.id/files/2017/Prosiding%20Poltekkes%202017_Final.pdf
Berkas: Lihat Berkas
File Pendukung #1: Lihat berkas
HAPUS

3 Tahun: 2018
Jenis: Jurnal Ilmiah Nasional Tidak Terakreditasi
Judul: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka Insisi Sectio Caesarea
Ket: Nauli Science of Journal Volume 1 Nomor 1 ISSN : 2614-6126 Halaman 20-25 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKes Nauli Husada Sibolga
Berkas: Lihat Berkas
File Pendukung #1: Lihat berkas
HAPUS

Riwayat Pelatihan Profesional
RIWAYAT PELATIHAN
NO TAHUN PENYELENGGARA/TEMPAT PELATIHAN NAMA PELATIHAN/SCOPE JANGKA WAKTU AKSI
1 2009 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia
Dalam Negeri Pelatihan Pengisian Borang Baru (2009) Akreditasi Program Studi
Provinsi 1 hari HAPUS

2 2009 The Johanniter International Assistance
Dalam Negeri Pelatihan Sehari Pertolongan Pertama & Kesiagaan Menghadapi Bencana
Universitas 1 hari HAPUS

3 2009 Kopertis Wilayah I Aceh-Sumatera Utara
Dalam Negeri Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Bagi Dosen PTS di Lingkungan Kopertis Wilayah I Aceh-Sumut
Provinsi 2 hari HAPUS

4 2010 Kopertis Wilayah I Aceh-Sumatera Utara
Dalam Negeri Pelatihan Kemampuan Bidang Kewirausahaan Bagi Dosen PTS Kesehatan di Lingkungan Kopertis Wilayah I Sumatera Utara
Provinsi 2 hari HAPUS

5 2012 Gadar Medik Indonesia
Dalam Negeri Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support
Nasional 6 hari HAPUS

6 2013 Aptisi Wilayah IA Sumut
Dalam Negeri Workshop Manajemen Perguruan Tinggi Swasta Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah IA Sumatera Utara
Provinsi 2 hari HAPUS

7 2014 Aptisi Wilayah IA bekerjasama dengan Kopertis Wilayah I Sumatera Utara
Dalam Negeri Workshop Penyusunan Borang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi
Provinsi 2 hari HAPUS

8 2016 Kopertis Wilayah I Sumatera Utara
Dalam Negeri Pelatihan Penyusunan Proposal Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat bagi Dosen Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Kopertis Wilayah I Tahun 2016
Provinsi 3 hari HAPUS

9 2016 Kopertis Wilayah I Sumatera Utara
Dalam Negeri Workshop Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Dalam Akreditasi Institusi PTS
Provinsi 3 hari HAPUS

10 2017 Kopertis Wilayah I Sumatera Utara
Dalam Negeri Workshop Peningkatan Akreditasi Progam Studi menjadi Terakreditasi B (Baik Sekali) Tahap II
Provinsi 3 hari HAPUS

11 2017 Kopertis Wilayah I Sumatera Utara
Dalam Negeri Workshop Penyusunan Instrumen Uji Kompetensi dengan Item Development dan Item Review Soal bagi PTS Kesehatan Program Studi Keperawatan D3
Provinsi 3 hari HAPUS

Riwayat Penelitian
RIWAYAT PENELITIAN
NO TAHUN SUMBER DANA JUDUL PENELITIAN PERAN AKSI
1 2015 Biaya Sendiri dan Yayasan Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tifus abdominalis di Kota Sibolga Mandiri HAPUS

2 2016 Biaya Sendiri dan Yayasan Maternal Behavior Relationship Weighing on Children with Nutritional Status of Children Working Area Health Center City Aek Habil Sibolga Anggota HAPUS

3 2017 Biaya Sendiri dan Yayasan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka Insisi Sectio Caesarea Ketua HAPUS

Riwayat Pengabdian Kepada Masyarakat
RIWAYAT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
NO TAHUN JENIS/NAMA KEGIATAN PERAN TEMPAT AKSI
1 2016 Home Care Pada Pasien Diabetes Melitus Ketua Kota Sibolga HAPUS

2 2017 Penyuluhan Pencegahan Tifus Abdominalis Ketua SMA Negeri 1 Sibolga HAPUS

3 2018 Penyuluhan Bahaya Narkoba Anggota SMA Negeri 4 Sibolga HAPUS

4 2018 Penyuluhan Bahaya Merokok Ketua SMA Negeri 2 Sibolga HAPUS

Riwayat Mengajar
RIWAYAT MENGAJAR
NO NAMA MATA KULIAH SKS JENJANG SEMESTER PRODI AKSI
1 Psikologi Dasar 2 S-1 Gasal 2011 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

2 Filsafat 2 S-1 Gasal 2011 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

3 Ilmu Sosial dan Masalah Kesehatan 2 S-1 Genap 2011 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

4 Karya Tulis Ilmiah (KTI) 2 D-3 Genap 2011 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

5 Keperawatan Gawat Darurat 2 D-3 Genap 2011 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

6 Keperawatan Anak I 2 D-3 Genap 2011 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

7 Keperawatan Jiwa I 2 D-3 Genap 2011 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

8 Keperawatan Anak II 2 D-3 Genap 2011 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

9 Penanganan Gawat Darurat 2 D-3 Genap 2011 Kebidanan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

10 Penyakit Menular Seksual 2 S-1 Gasal 2012 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

11 Manajemen Gawat Darurat 2 S-1 Gasal 2012 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

12 Metodologi Penelitian 2 S-1 Gasal 2012 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

13 Psikologi Dasar 2 S-1 Gasal 2012 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

14 Filsafat 2 S-1 Gasal 2012 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

15 Biostatistik 2 S-1 Genap 2012 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

16 Metodologi Riset 2 S-1 Genap 2012 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

17 Ilmu Sosial dan Masalah Kesehatan 2 S-1 Genap 2012 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

18 Epidemiologi Penyakit Menular 2 S-1 Genap 2012 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

19 Keperawatan Komunitas II 2 D-3 Genap 2012 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

20 Epidemiologi 2 D-3 Genap 2012 Kebidanan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

21 Metodologi Keperawatan 2 S-1 Gasal 2013 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

22 Riset Keperawatan 2 S-1 Gasal 2013 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

23 Epidemiologi Dasar 2 S-1 Gasal 2013 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

24 Biostatistik 2 D-3 Gasal 2013 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

25 Epidemiologi 2 S-1 Genap 2013 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

26 Metodologi Riset 2 S-1 Genap 2013 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

27 Biostatistik Deskripitif 2 S-1 Genap 2013 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

28 Biostatistik 2 D-3 Genap 2013 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

29 Biostatistik Inferensial Parametrik 2 S-1 Gasal 2014 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

30 Riset Keperawatan 2 S-1 Gasal 2014 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

31 Biostatistik Inferensial Non Parametrik 2 S-1 Gasal 2014 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

32 Biostatistik Deskriptif 2 S-1 Gasal 2014 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

33 Biostatistik Inferensial Parametrik 2 S-1 Genap 2014 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

34 Epidemiologi Dasar 2 S-1 Genap 2014 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

35 Biostatistik 2 S-1 Genap 2014 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

36 Epidemiologi 2 S-1 Genap 2014 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

37 Riset Keperawatan 2 S-1 Gasal 2015 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

38 Metodologi Keperawatan 2 S-1 Gasal 2015 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

39 Biostatistik Deskripitif 2 S-1 Gasal 2015 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

40 Surveilens Epidemiologi 2 S-1 Gasal 2015 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

41 Biostatistik 2 S-1 Genap 2015 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

42 Metodologi Riset 2 S-1 Genap 2015 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

43 Epidemiologi 2 S-1 Genap 2015 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

44 Biostatistik Deskriptif 2 S-1 Genap 2015 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

45 Metodologi Keperawatan 2 S-1 Gasal 2016 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

46 Riset Keperawatan 2 S-1 Gasal 2016 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

47 Metodologi Keperawatan 2 D-3 Gasal 2016 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

48 Epidemiologi Dasar 2 S-1 Gasal 2016 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

49 Biostatistik 2 S-1 Genap 2016 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

50 Epidemiologi 2 S-1 Genap 2016 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

51 Metodologi Riset 2 S-1 Genap 2016 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

52 Epidemiologi Dasar 2 S-1 Genap 2016 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

53 Surveilens Kesehatan 2 S-1 Gasal 2017 Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

54 Metodologi Keperawatan 2 S-1 Gasal 2017 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

55 Riset Keperawatan 2 S-1 Gasal 2017 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

56 Metodologi Keperawatan 2 D-3 Gasal 2017 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

Riwayat Bahan Ajar
DATA BAHAN AJAR
NO NAMA MATA KULIAH SKS JENJANG SEMESTER JENIS AKSI
1 Metodologi Riset 2 S-1 Genap 2016 Non Cetak HAPUS

2 Epidemiologi 2 S-1 Genap 2016 Non Cetak HAPUS

3 Biostatistik 2 S-1 Genap 2016 Non Cetak HAPUS

4 Riset Keperawatan 2 S-1 Gasal 2017 Cetak HAPUS

Riwayat Pertemuan Ilmiah
RIWAYAT PERTEMUAN ILMIAH
NO TAHUN JENIS JUDUL KEGIATAN PENYELENGGARA PERAN AKSI
1 2009 Seminar
Nasional Seminar Strategi Komunikasi Therapeutik Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang Peserta HAPUS

2 2012 Seminar
Internasional The International Seminar “The Rule of AENEC to create ASEAN Education Community 2015 Through Instutional Empowerment and Network in Producing Compatible World Class Graduates” The Association of Indonesian Nurse Education Center (AINEC) Peserta HAPUS

3 2015 Seminar
Nasional Seminar Nasional “Trend and Issue Pelayanan Kesehatan Berbasis Transkultural” STIKes Nauli Husada Sibolga Panitia HAPUS

4 2015 Seminar
Internasional Challenges, Strategy and Health Treatment of Health Problems by Nutrition and Molecular Epidemiology Approach Poltekkes Kemenkes Medan Bekerjasama dengan STIKes Sumatera Utara, STIKes Nauli Husada Sibolga, dan STIKes RS. Haji Medan Peserta HAPUS

5 2016 Seminar
Nasional Seminar Nasional “ Model Pelayanan Kebidanan Melalui Pendekatan Teraphy Psikologis Selama Masa Kehamilan dan Persalinan” STIKes Nauli Husada Sibolga Panitia HAPUS

6 2016 Seminar
Internasional International Seminar “Internationalization of Higher Education in The 21th Century Asosiasi Pergguruan Tinggi Swasta Indonesia Peserta HAPUS

Riwayat Penghargaan
RIWAYAT PIAGAM/PENGHARGAAN
NO TAHUN BENTUK PENGHARGAAN PEMBERI AKSI
1 2016 Dosen Teladan STIKes Nauli Husada Sibolga 2016 Ketua STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

Riwayat Kegiatan Kemahasiswaan
RIWAYAT PERAN DALAM KEGIATAN KEMAHASISWAAN
NO TAHUN JENIS/NAMA KEGIATAN PERAN TEMPAT AKSI
1 2017 Lomba Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa dalam rangka Hari Guru di STIKes Nauli Husada Sibolga Juri Aula Kampus STIKes Nauli Husada Sibolga HAPUS

Riwayat Jabatan dalam Pengelolaan Institusi
RIWAYAT JABATAN DALAM PENGELOLAAN INSTITUSI
NO PERAN/JABATAN UNIT/INSTITUSI MASA AKSI
1 Ketua Program Studi S1 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga 2013 s.d 2014 HAPUS

2 Sekretaris Program Studi S1 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga 2014 s.d 2015 HAPUS

3 Ketua Program Studi D3 Keperawatan STIKes Nauli Husada Sibolga 2015 s.d 2016 HAPUS

4 Sekretaris Senat Akademik STIKes Nauli Husada Sibolga 2017 s.d 0000 HAPUS

vocabulary

vocabulary
11. yet = namun
12. inevetible = tidak terelakkan
13. though = meskipun
14. just as = sama seperti
15. sustained = berkelanjutan
16. convenient = mudah
17. fierse = sengit
18. firmly = tegas
19. matter = masalah
20. might be = mungkin

Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) tahun 2018

Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) tahun 2018 untuk Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri
1 Pembukaan pendaftaran : 4 Juni 2018
2 Submit dokumen : 4 – 17 Juni 2018
3 Penutupan pendaftaran : 17 Juni 2018
4 Penetapan hasil seleksi administrasi : 29 Juni 2018
5 Seleksi Berbasis Komputer : 9-25 Juli 2018**
6 Penetapan hasil Seleksi Berbasis Komputer : 31 Juli 2018
7 Seleksi substansi : 13 Agustus – 7 September 2018
8 Pengumuman hasil seleksi substansi : 14 September 2018

BUDI
Ketentuan Umum

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (selanjutnya disingkat LPDP adalah) satuan kerja noneselon pada Kementerian Keuangan yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Beasiswa LPDP adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui LPDP, dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang berkarakter pemimpin, profesional, saintis, dan teknokrat.
Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (yang selanjutnya disingkat BUDI) adalah program beasiswa yang ditujukan kepada dosen tetap pada perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun swasta di lingkungan Kementerian Ristek dan Dikti (selanjutnya disingkat Kemenristekdikti) untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas dosen sesuai kebutuhan strategis Perguruan Tinggi di Indonesia.
Dosen Tetap adalah dosen yang bekerja penuh waktu, berstatus sebagai tenaga pendidik tetap pada pendidikan tinggi tertentu, serta mendapat pengakuan dari Kemenristekdikti dengan pemberian Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK).
Perguruan Tinggi tujuan BUDI adalah perguruan tinggi yang ditetapkan oleh LPDP.

Tujuan

Tujuan program BUDI adalah mengembangkan dan meningkatkan kualitas dosen agar dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, solusi bagi permasalahan bangsa, serta mencetak generasi penerus yang berbudi luhur.

Sasaran

Sasaran program BUDI adalah dosen tetap pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kemenristekdikti yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK).
BUDI hanya diperuntukkan pada program doktoral baik dalam maupun luar negeri.
Dosen Tetap sebagaimana dimaksud pada nomor (1) selain dapat mendaftar BUDI juga dapat mendaftar pada program BPI Reguler, BPI Afirmasi, atau BPI Afirmasi PNS/TNI/ dan POLRI.

Bidang Keilmuan

Bidang keilmuan BUDI berdasarkan pada bidang keilmuan yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Ketentuan dan Komponen Beasiswa

Komponen beasiswa dan besarannya sesuai dengan Peraturan Direktur Utama tentang Standar Biaya Beasiswa yang berlaku.
Biaya Tambahan bagi penerima BUDI yang berkebutuhan khusus akan ditetapkan berdasarkan hasil penilaian dari proposal yang diajukan.
Pembiayaan tidak dapat digabung dengan beasiswa dari sumber lain (double funding);

Kriteria Penilaian

LPDP melakukan penilaian terhadap pendaftar BUDI berdasarkan kriteria berikut:

Kemampuan akademik, antara lain penguasaan disiplin keilmuan pada bidang studi yang diambil;
Kesesuaian kualitas akademik pelamar dengan persyaratan akademik perguruan tinggi yang dituju;
Kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian akademik, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi dan bekerjasama (team-work);
Implementasi nilai-nilai nasionalisme dan integritas;

Persyaratan

Persyaratan bagi pendaftar BUDI meliputi:

Mempunyai IPK sekurang-kurangnyan 3,25 dalam skala 4, yang dibuktikan dengan transkrip nilai (IPK) S2 yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal.
Telah memiliki gelar S2 atau yang setara sesuai dengan ketentuan Kemenristekdikti yang dibuktikan dengan melampirkan salinan ijazah yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal.
Melampirkan surat izin mendaftar beasiswa dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi Swasta.
Mendapatkan izin tertulis untuk melanjutkan studi doktoral dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi dosen PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen Perguruan Tinggi.
Mendapat rekomendasi tertulis dari pimpinan Perguruan Tinggi pendaftar yang menjelaskan kebermanfaatan studi untuk institusi maupun masyarakat luas.
Usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran setinggi-tingginya 47 (empat puluh tujuh) tahun;
Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan, program studi, dan perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan LPDP.
Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pendaftar:
Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi
Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
Tidak terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa doktoral di dalam negeri;
Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
Melampirkan surat pernyataan kesanggupan kembali mengabdi ke Perguruan Tinggi asal di Indonesia setelah menyelesaikan studi dan menjalankan ikatan dinas selama 1 (satu) kali masa studi ditambah 1 tahun (1n+1);
Tidak sedang atau telah menempuh studi degree atau non degree (on going) program magister ataupun doktoral baik di Perguruaan Tinggi dalam negeri atau Perguruan Tinggi di luar negeri.
Memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; atau Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan:
Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BUDI; dan
Surat keterangan bebas TBC khusus untuk pendaftar BUDI tujuan luar negeri.
Pendaftar Doktoral Dalam Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL ITP® 530; TOEFL iBT® 70; IELTS™ 6,0; TOEIC® 700; atau TOAFL 530 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
Pendaftar Doktoral Luar Negeri harus memiliki dokumen resmi bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) dengan skor sekurang-kurangnya TOEFL iBT® 80; IELTS™ 6,5 band score tiap komponen 6,5; TOEIC® 800; atau TOAFL 550 bagi program studi dan/atau Perguruan Tinggi Islam yang mensyaratkan TOAFL sebagai syarat masuk.
Pendaftar BUDI yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan menggunakan bahasa pengantar yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikecualikan dari persyaratan sebagaimana dimaksud pada angka 12 dan angka 13, serta dibuktikan dengan salinan ijazah dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
Ketentuan pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut.
Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut.
Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis.
Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia.
Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol.
Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut.
Pendaftar BUDI dari Perguruan Tinggi Luar Negeri yang tidak menggunakan bahasa pengantar sebagaimana dimaksud pada angka 14 dan angka 15 harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi Tujuan dan daftar persyaratan kompetensi bahasa asing sebagaimana terlampir.
Sanggup menyelesaikan studi program doktor sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi
Pendaftar BUDI hanya diperbolehkan untuk jenis kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas berikut:
Kelas Eksekutif;
Kelas Karyawan;
Kelas Jarak Jauh;
Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
Kelas Internasional khusus Doktoral Dalam Negeri; atau
Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara.
Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi Doktoral pada perguruan tinggi tujuan dan melampirkan proposal penelitian.
Menulis Statement of Purpose paling banyak 1.000 kata yang menjelaskan rencana kontribusi yang telah, sedang dan akan dlakukan untuk masyarakat, lembaga, instansi, profesi, atau komunitas.

LoA Unconditional

Pendaftar tidak harus memiliki LoA Unconditional saat mendaftar beasiswa LPDP.
Pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa asing sesuai yang dipersyaratkan.
Pendaftar yang ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa, namun belum memiliki LoA Unconditional maka harus mendapatkan LoA Unconditional selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah dikeluarkannya Keputusan Direktur Utama LPDP tentang penetapan hasil seleksi substansi calon penerima beasiswa.
Bagi Calon Penerima beasiswa yang belum memiliki LoA Unconditional sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh LPDP dapat diberikan perpanjangan maksimal 6 (enam) bulan.
Jika sampai pada batas waktu perpanjangan sebagaimana tercantum dalam nomor (4) belum mendapatkan LoA Unconditional maka diberhentikan sebagai Calon Penerima Beasiswa.
Calon Penerima Beasiswa yang diputus sebagaimana tercantum dalam nomor (5) memiliki kesempatan mendaftar ulang sebanyak 1 (satu) kali dengan syarat wajib memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi yang terdaftar di dalam daftar LPDP.

Perguruan Tinggi Tujuan

Daftar perguruan tinggi tujuan BUDI mengikuti daftar perguruan tinggi tujuan beasiswa afirmasi LPDP.
Perguruan Tinggi Tujuan Luar Negeri selain sebagaimana dimaksud pada nomor (1) dapat ditambahkan berdasarkan kerjasama antara Perguruan Tinggi, Kemenristekdikti, dan LPDP.

Pendaftaran

Pendaftaran beasiswa dan proses seleksi dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh LPDP.
Jadwal pelaksanaan seleksi ditetapkan melalui Keputusan Direktur Utama mengenai jadwal pelaksanaan seleksi.
Pendaftar mengisi formulir pendaftaran secara online pada laman resmi LPDP.
Pendaftar melengkapi dan mengunggah semua dokumen persyaratan dan/atau dokumen pendukung yang relevan pada laman resmi LPDP.

Seleksi

Proses seleksi BUDI terdiri dari:

Seleksi Administrasi;
Seleksi Berbasis Komputer;
Seleksi Substansi; dan
Penetapan Kelulusan.

Seleksi Administrasi

Seleksi Administrasi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Cq Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia untuk melaksanakan pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sesuai dengan kriteria LPDP.

Seleksi Berbasis Komputer

Pendaftar yang lulus seleksi administrasi mengikuti seleksi Berbasis Komputer.
Seleksi Berbasis Komputer meliputi :
Tes Potensi Akademik;
Soft Kompetensi; dan
On the spot writing.
Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi berbasis computer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
Peserta seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali seleksi BUDI di periode berikutnya.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer berhak mengikuti Seleksi Substansi.

Seleksi Substansi

Seleksi Substansi terdiri atas:
Verifikasi dokumen asli pendaftaran;
Leaderless Grup Discussion (LGD); dan
Wawancara
Peserta wajib menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh oleh tim verifikator.
Peserta wajib mengikuti verifikasi dokumen sebelum mengikuti wawancara.
Peserta dapat mengikuti LGD sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh LPDP.
Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
tidak sesuai dengan persyaratan LPDP;
tidak lengkap dengan persyaratan LPDP; dan/atau
terdapat unsur pemalsuan dokumen.
Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen akan diberhentikan sebagai peserta atau penerima beasiswa dan dimasukan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP.
Peserta mengikuti seleksi substansi berdasarkan lokasi yang dipilih saat pendaftaran.
Seleksi substansi dilaksanakan oleh Tim Penyeleksi Beasiswa yang telah ditetapkan oleh LPDP.
Hasil seleksi substansi dilaporkan kepada tim LPDP melalui rapat pleno Tim Penyeleksi Beasiswa.
Hasil rapat pleno berupa daftar peserta yang direkomendasikan dan yang tidak direkomendasikan digunakan sebagai bahan pertimbangan pada rapat pleno penentuan kelulusan seleksi.

Penetapan Kelulusan

Penetapan kelulsan bersifat final, mutlak, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
Penetapan kelulusan seleksi BUDI, dilakukan melalui rapat bersama antara LPDP, dan Kemenristekdikti dengan memperhatikan rekomendasi dari tim penyeleksi yang bersifat final, rahasia dan tidak dapat diganggu gugat.
Hasil penetapan kelulusan seleksi BUDI disampaikan kepada calon penerima beasiswa melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email dan/atau media elektronik lainnya.
Peserta yang tidak lulus seleksi substansi dapat mendaftar kembali seleksi BUDI pada periode selanjutnya.
Ketentuan lebih lanjut mengenai calon penerima beasiswa sebagaimana dimaksud pada nomor (3) diatur melalui Peraturan Direktur Utama mengenai pedoman pelaksanaan studi.
LPDP berwenang menetapkan kebijakan tentang waktu mulai studi yang diumumkan melalui website resmi LPDP.

Lokakarya Penerima BUDI

Penerima BUDI wajib mengikuti lokakarya yang dilaksanakan oleh LPDP bersama dengan Kemenristekdikti, yang diatur dalam peraturan tersendiri.

Publikasi Hasil Riset

Ketentuan publikasi hasil riset di Jurnal Internasional adalah sebagai berikut:

Penerima Beasiswa BUDI wajib mencantumkan nama perguruan tinggi asal;
Penerima Beasiswa BUDI wajib mencantumkan penyandang dana pendidikan Kemenristekdikti-LPDP dari penerima beasiswa di bagian Ucapan Terima Kasih (Acknowledgement) dari makalah ilmiah yang akan dipublikasikan.
Proses pencantuman nama perguruan tinggi asal dan Kemenristekdikti-LPDP sebagai penyandang dana pendidikan harus didiskusikan dan sepengetahuan dari promotor, serta tidak melanggar peraturan yang ada dari perguruan tinggi tempat studi.

Monitoring dan Evaluasi

Ketentukan tentang monitoring dan evaluasi mengikuti ketentuan monitoring dan evaluasi yang telah ditetapkan oleh LPDP.

Ketentuan Sanksi

Ketentuan mengenai jenis-jenis pelanggaran dan sanksi yang diberikan bagi penerima BUDI mengikuti ketentuan pelanggaran dan sanksi yang ditentukan oleh LPDP.

Ketentuan Lain-Lain
Bagi Dosen yang berkebutuhan khusus dapat dipertimbangkan fasilitas lain yang dapat menunjang keberhasilan studi.

Uji kompetensi D3 Kebidanan

Uji Kompetensi D3 Kebidanan

PERSYARATAN PESERTA UJI KOMPETENSI BAGI MAHASISWA PROGRAM DIII KEBIDANAN
Calon Peserta harus terdaftar dalam PD Dikti

Lulusan setelah 1 Agustus 2013 yang sudah memiliki ijazah namun belum memiliki sertifikat kompetensi.

Mahasiswa yang belum memiliki ijazah, tetapi telah menyelesaikan proses pendidikan dan dinyatakan lulus dari hasil yudisium institusi:

D3 KEBIDANAN REGULAR: menyelesaikan minimal 110 SKS

PROGRAM KHUSUS KEBIDANAN: minimal 80

Membayar biaya Ujian sebesar Rp. 225.000 (Dua ratus dua puluh lima ribu rupiah) /Mahasiswa sesuai Virtual Account Bank Mandiri melalui Teller, ATM, Internet Banking Bank Mandiri

BLUEPRINT UJI KOMPETENSI PROGRAM DIII Kebidanan
dapat di download pada link berikut ini :
Blue Print Uji Kompetensi Kebidanan

PANDUAN PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN
dapat di download pada link berikut ini :
Panduan Pelaksanaan Uji Kompetensi Kebidanan